Peraturan Liga

Berikut adalah aturan resmi yang berlaku di FullSatu Single Man League.

1. Sistem Pertandingan

  • Pertandingan menggunakan sistem skor tradisional (side-out). Poin hanya bisa didapat oleh pemain yang sedang melakukan servis.
  • Setiap pertandingan (match) terdiri dari 1 game. Pemenang adalah yang lebih dulu mencapai 11 poin.
  • Tidak ada aturan selisih 2 poin (no deuce). Pemain yang pertama kali menyentuh angka 11 dinyatakan sebagai pemenang (Sudden Death 11).

2. Aturan Servis & Pelanggaran

  • Servis dilakukan secara diagonal menyilang ke area servis lawan.
  • Foot Fault: Saat servis, kedua kaki harus di belakang baseline. Kaki tidak boleh menyentuh garis baseline atau masuk lapangan sebelum bola dipukul.
  • Double Bounce: Bola harus memantul satu kali di masing-masing sisi (area lawan lalu area sendiri) sebelum boleh melakukan pukulan volley.
  • The Kitchen: Dilarang melakukan volley (memukul bola tanpa pantul) jika posisi kaki menyentuh atau berada di dalam area Non-Volley Zone.
  • Aksesoris & Kitchen: Jika aksesoris (topi, kacamata, botol, dll) yang dipakai atau dibawa pemain jatuh dan menyentuh area Kitchen atau garis Kitchen, maka dianggap sebagai pelanggaran (Fault).

3. Klasemen & Poin

  • Pemenang akan mendapatkan 1 Poin (Pts) di klasemen. Pemain yang kalah tidak mendapatkan poin (0 Pts).
  • Peringkat klasemen ditentukan secara berurutan berdasarkan: Poin Tertinggi, Selisih Skor (Diff) Tertinggi, Skor Memasukkan (PF) Tertinggi, dan Alfabet nama.

4. Wewenang Wasit

  • Keputusan wasit di lapangan bersifat MUTLAK dan tidak dapat diganggu gugat.
  • Wasit berhak memberikan teguran, pengurangan poin, hingga diskualifikasi jika pemain melanggar aturan sportivitas.

5. Sportivitas & Etika

  • No Provocation: Dilarang keras melakukan provokasi berlebihan, intimidasi, atau mengeluarkan kata-kata kasar (bacot) kepada lawan maupun wasit.
  • Semua pemain wajib menjunjung tinggi kejujuran. Jika tidak ada wasit, pemain harus jujur menyatakan bola out/in di areanya sendiri.
  • Pemain wajib bersalaman dengan lawan dan wasit setelah pertandingan berakhir.